LAMPUNG UTARA — SD Negeri 3 Tanjung Iman kembali menegaskan komitmennya dalam pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini. Bekerja sama dengan komunitas pecinta alam Pendaki Nafas Tua (PENAT) Lampung Raya Utara, sekolah menggelar kegiatan Sosialisasi Lingkungan Berkelanjutan bertempat di SD Negeri 3 Tanjung Iman pada Senin (20/7).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan Inovasi Gerakan Lahan Sekolah Produktif (GAS PRO), sebuah program unggulan sekolah yang berfokus pada optimalisasi pemanfaatan pekarangan dan lahan sekolah secara produktif serta ramah lingkungan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Korda PENAT Lampung Raya Utara bersama jajaran tim pendamping, Syaiful Anwar (Jack), Janu Rete, Mam Idia, dan Minan Lee.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala SD Negeri 3 Tanjung Iman, Hartini Apriliyanti, S.Pd., Gr., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam dan ucapan terima kasih atas kontribusi nyata serta dedikasi dari jajaran pengurus Komunitas PENAT Lampung Raya Utara.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Korda PENAT Lampung Raya Utara beserta Bang Jack, Mas Janu, Mam Idia, dan Om Minan Lee yang telah berkenan hadir. Kehadiran para pegiat alam ini memberikan warna, motivasi, serta pengalaman berharga yang tidak didapatkan peserta didik hanya dari buku pelajaran," ujar Hartini Apriliyanti, S.Pd., Gr., M.M.
Selama kegiatan berlangsung, tim PENAT Lampung Raya Utara memberikan materi edukasi interaktif dan aksi berbasis pengalaman (sharing session), yang mencakup empat pilar utama:
Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam dan Hutan: Menanamkan kesadaran tentang fungsi vital hutan serta ekosistem bagi keberlangsungan hidup manusia.
Pemanfaatan Lahan Secara Produktif dan Berkelanjutan: Mengedukasi siswa mengenai cara mengolah lahan sempit atau pekarangan sekolah agar bernilai guna.
Aksi Nyata Kepedulian Lingkungan: Mengajak para siswa terlibat langsung dalam tindakan sederhana, seperti teknik menanam yang benar dan merawat tanaman secara konsisten.
Pembentukan Karakter Cinta Alam: Menumbuhkan nilai gotong royong, rasa memiliki (sense of belonging), serta tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Melalui sinergi ini, kehadiran Sedulur PENAT Lampung Raya Utara terbukti menjadi sumber inspirasi bagi para peserta didik. Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat mendorong siswa untuk berperan lebih aktif dan konsisten dalam merawat ekosistem sekolah melalui program GAS PRO.
Rangkaian kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan aksi bersama menyiram dan merawat tanaman di area sekolah. Selain itu, para siswa juga mendapatkan edukasi krusial mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak mengubur sampah plastik, mengingat material plastik sangat sulit terurai secara alami dan dapat memicu pencemaran tanah serta lingkungan dalam jangka panjang. Salam Lestari! ( nor )
Editor : Erina

.jpeg)

.jpeg)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar