LAMPUNG UTARA—Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Utara, terus melakukan berbagai terobosan untuk mewujudkan program ketahanan pangan sebagaimana yang diharapkan oleh pemerintah.
Diantara program kegiatan tersebut, selain rembuk tani, juga kegiatan Sekolah Lapang Tematik bagi para petani. Para petani yang tergabung dalam kelompok tani, selain mendapatkan materi secara teori, juga praktek secara langsung untuk membuat pestisida nabati.
“Melalui praktek langsung ke lapangan ini, diharapkan para petani mampu membuat pestisida nabati sendiri, dengan menggunakan bahan-bahan tanaman yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya,” ujar Agustriyan.
Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Kotabumi ini berharap, melalui praktek lapangan ini, para petani dapat mengaplikasikannya secara langsung cara membuat pestisida nabati dan menggunakannya atau pemakaiannya untuk tanaman.
“Alhamdulilah, untuk kegiatan Sekolah Lapang Tematik ini, baik secara teori maupun prakteknya, dapat diikuti oleh seluruh petani dengan baik,” ujar Agustriyan yang dikenal cukup ramah oleh para petani ini.
Terpisah, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Utara, Victor Mahawisnu memberikan dukungan penuh kepada para Korluh, untuk melakukan pembinaan kepada para petani melalui Sekolah Lapang Tematik.
“Keberhasilan programn pemerintah untuk meningkatkan sektor ketahanan pangan, juga harus diimbangi dengan kemampuan, pengetahuan dan wawasan petani dalam meningkatkan hasil produksi pertaniannya,” ujar Victor kepada media ini.
Dalam kesempatan tersebut, Victor Mahawisnu juga meminta kepada seluruh Korluh dan PPL yang ada di setiap desa/kelurahan dan kecamatan, untuk terjun langsung ke petani, agar apa yang menjadi kendala dan kesulitan para petani dapat segera dicarikan solusinya.
“Kebahagiaan para penyuluh lapangan itu, tidak ada lain ketika melihat para petani yang menjadi binaannya, ekonomi dan kesejahteraan keluarganya meningkat dari hasil produksi pertaniannya,” imbuhnya lagi.
Terpisah, Bupati Lampung Utara Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si meminta kepada para petani lebih pro-aktif mengikuti kegiatan rembuk tani, baik yang dilaksanakan oleh PPL di tingkat desa/keluarahan maupun di kecamatan.
“Rembuk tani ini sangat penting bagi para petani. Sebab, melalui rembuk tani ini, akan banyak hal yang bisa dibahas. Mulai dari penyusunan program tanam, serta kendala dan tantangan yang selama ini dihadapi oleh petani,” ujar Hamartoni Ahadis.
Orang nomor satu di Lampung Utara ini juga meminta kepada seluruh PPL, baik ditingkat desa maupun kelurahan dan kecamatan, agar dapat melaksanakan apa yang sudah menjadi program pemerintah, dalam upayanya untuk meningkatkan ketahanan pangan kepada para petani.
“
Ini menjadi tugas kita bersama, agar Lampung Utara bisa menjadi salah satu kabupaten yang berhasil meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat petaninya, melalui sektor ketahanan pangan,” katanya.
Pada bagian lain, Koordinator Penyuluh ( Korluh ) Kecamatan Kotabumi, Agustriyan menambahkan, setelah para petani mendapatan bekal teori dan praktek membuat pestisida nabati untuk tanaman padi, direncanakan pada Senin ( 22/12 ) akan melaksanakan praktek lapangan di tanaman jagung.
“Saya berharap, kegiatan ini dapat diikuti oleh seluruh perwakilan kelompok tani dengan baik, agar nantinya para petani dapat mengaplikasikan seluruh ilmu pengetahuan yang sudah diberikan oleh pemateri dan penyuluh, serta berbagi ilmu yang sudah diperolehnya selama mengikuti Sekolah Lapang Tematik kepada anggota petani lainnya,” harap Agustriyan. ( * )










Tidak ada komentar:
Posting Komentar